1. Metode penelitian naturalistik, karena dilakukan pada kondisi yang alamiah
2. Metode Etnography, karena pada awalnya penelitian dipakai pada bidang antropologi budaya.
Sejarah penelitian ini dipengaruhi oleh filsafat post-positivisme yang juga sering disebut sebagai paradigma interpretif dan konstruktif, yang memandang realitas sosial sebagai sesuatu yang holistik/utuh, kompleks, dinamis dan penuh makna, dan hubungan gejala bersifat interaktif.Penelitian dilakukan pada obyek yang alamiah, yaitu obyek yang berkembang apa adanya , tidak dimanipulasi oleh peneliti dan kehadirannya tidak mempengaruhi dinamika pada obyek tersebut. Dalam penelitian ini orang akan berfungsi sebagai instrumenya atau human instrument, yaitu si peneliti itu sendiri. Sehingga untuk menjadi instrumen seorang peniliti harus dibekali teori dan wawasan luas dalam bertanya,menganalisa, memotret dan akhirnya mengkonstruksikan situasi sosial yang diteliti menjadi lebih bermakna.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar