Makna Belajar Bahasa
1. Belajar
suatu bahasa berarti belajar menggunakan
bahasa (language use) itu untuk
tujuan komunikatif, baik secara reseptif (listening
dan reading) maupun produktif (speaking dan writing), baik secara lisan (listening
dan speaking) maupun secara
tertulis (reading dan writing).
2.
Mempelajari
elemen-elemen bahasa (language usage)
seperti grammar, vocabulary,
pronunciation, dan spelling juga
penting dalam pembelajaran bahasa, tetapi hal itu bukan menjadi tujuan utama.
Elemen-elemen bahasa tersebut hanya mendukung terbentuk dan berkembangnya
keterampilan berbahasa (listening,
speaking, reading, dan writing).
3. Dalam
prakteknya, penggunaan bahasa tersebut dilakukan secara terpadu (integrated), yaitu penggunaan
keterampilan berbahasa lebih dari satu. Sebagai contoh, dalam situasi normal
orang tidak akan berbicara (speaking)
tanpa ada orang yang mendengarnya (listening);
demikian juga, tidak ada orang yang menulis (writing) tanpa ada orang yang
membaca tulisan tersebut (reading).
4. Dalam
konteks pembelajaran di sekolah, belajar bahasa dapat berupa kegiatan-kegiatan
sebagai berikut: (a) Siswa mendengarkan guru pada saat guru tersebut
mengucapkan greeting kepada siswa;
(b) Siswa menjawab greeting yang
disampaikan oleh guru; (c) Siswa membaca teks bacaan yang berupa advertisement, kemudian siswa meresponya
dengan cara menulis a letter of
application; (d) Siswa menceritakan pengalamannya saat liburan kepada
teman-teman sekelas; dan (e) Siswa melihat video pendek tentang suatu fragmen,
kemudian menceritakan kembali isi fragmen tersebut, baik secara lisan maupun
tulis.
Jenis kegiatan dan materi pembelajaran bahasa harus
disesuaikan dengan kurikulum (Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar
Isi), di samping harus juga disesuaikan dengan karakteristik siswa dengan latar
belakang sosial ekonomi, bakat, minat, dan kompetensi yang beraneka ragam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar